Kamis, 31 Oktober 2013

Mengendalikan Fungsi Menajemen

a.       Definisi mengendalikan
Pengendalian /Pengawasan adalah proses dalam menetapkan ukuran kinerja dan pengambilan tindakan yang dapat mendukung pencapaian hasil yang diharapkan sesuai dengan kinerja yang telah ditetapkan tersebut.Controlling is the process of measuring performance and taking action to ensure desired results. (Schermerhorn,2002)
Pengendalian/Pengawasan adalah proses untuk memastikan bahwa segala aktifitas yang terlaksana sesuai dengan apa yang telah direncanakan . the process of ensuring that actual activities conform the planned activities.(Stoner,Freeman,&Gilbert,1995)

b.      Tipe pengendalian manajemen dapat dikategorikan menjadi tiga kelompok, yaitu:
1.       Pengendalian preventif (prefentive control). Dalam tahap ini pengendalian manajemen
terkait dengan perumusan strategic dan perencanaan strategic yang dijabarkan dalam bentuk
program-program.
2.        Pengendalian operasional (Operational control). Dalam tahap ini pengendalian manajemen
terkait dengan pengawasan pelaksanaan program yang telah ditetapkan melalui alat berupa
anggaran. Anggaran digunakan untuk menghubungkan perencanaan dengan pengendalian.
3.       Pengendalian kinerja. Pada tahap ini pengendalian manajemen berupa analisis evaluasi kinerja berdasarkan tolok ukur kinerja yang telah ditetapkan.

c.       Langkah-langkah dalam kontrol

Proses Pengendalian Manajemen :
1.      Perencanaan Strategi
2.      Penyusunan Anggaran
3.      Pelaksanaan Anggaran
4.      Evaluasi Kinerja
Pengendalian Tugas proses untuk memastikan bahwa tugas yang spesifik dilaksanakan secara efektif dan efisien.


d.      Proses pengendalian manajemen adalah kegiatan yang digunakan  oleh seluruh manajemen untuk menjamin bahwa anggota organisasi bawahan yang disupervisi  akan mengimplementasikan strategi yang ditetapkan
dapus :
Siagian, Sondang P. 2001. Manajemen Terapan Dalam Organisasi, Rajawali Press. Jakarta
Munandar, Ashar S. 2001. Psikologi industri dan organisasi, UI-press, salemba

Umar, Husain. 2000. Bussines An Introduction, Gramedia putaka utama. Jakarta 



Actuating Dalam Manajemen


a.       Pengetian
Menurut fayol (1949). Bahwa seorang pemimpin harus mengetahui bagaimana caranya mengatur bawahannya dan mampu mempertahankan pendapat yang baik dengan rasa percaya diri. Adapun menurut rowland and rowland (1997) menyatakan bahwa pengarahan berkaitan erat dengan kepemimpinan  seorang atasan. Sedangkan douglas meneybut pengarahan bisa mencakup penugasan, perintah, intruksi, yang mudah dimengerti dan diikuti oleh bawahan agar bisa mencapai apa yang diinginkan sesuai  tujuan organisasi.

b.      Prinsip actuating
Manusia dengan berbagai tingkah lakunya yang berbeda-beda. Ada beberapa prinsip
yang dilakukan oleh pimpinan perusahaan dalam melakukan pengarahan yaitu :
1.  Prinsip mengarah kepada tujuan
2.  Prinsip keharmonisai dengan tujuan
3. Prinsip kesatuan komando

c.       Pentingnya actuating
 Hal-hal yang penting dalam pengarahan atau actuating
1.       Belajar bekerjasama dengan orang lain

2.       Waktu: pemakaian waktu: pemakaian waktu yang tepat saat megintrol situasi gawat dan mengetahui prilaku yang menyimpang sekaligus mengatasinnya.

dapus :
Siagian, Sondang P. 2001. Manajemen Terapan Dalam Organisasi, Rajawali Press. Jakarta
Munandar, Ashar S. 2001. Psikologi industri dan organisasi, UI-press, salemba

Umar, Husain. 2000. Bussines An Introduction, Gramedia putaka utama. Jakarta 

Pengorganisasian struktur manajemen

a.       Definisi pengorganisasian
Istilah organisasi berasal dari kata organum yang berarti alat, bagian, atau komponen-komponen. Di dalam pendekatan manajemen, istilah organisai mempunyai dua makna umum. Arti pertama mengacu pada suatu lembaga atau (institusi) atau kelompok fungsional. Arti kedua mengacu pada pengorganisasian, yaitu cara pengaturan pekerjaan atau pengelokasian pekerjaan diantara anggota organisasi,sehingga organisasi diharapkan melaksanakan fungsi penting untuk membantu ketidak mampuan anggota sebagai individu dalam mencapai tujuan yang sulit atau bahkan tidak mungkin dicapai sendiri.
b.      Struktur organisasi
Struktur organisasi dapat diartikan sebagai susunan dan hubungan antar bagian dan posisi dalam perusahaan, struktur organisasi menjelaskan bagian aktivitas kerja, serta memperhatikan hubungan fungsi dan aktivitas sampai batas-batas tertentu. Selain itu struktur organisasi memperlihatkan tingkat spesialisasi aktivitas tersebut. Struktur organisasi juga menjelaskan hirarki dan susunan kewenangan, serta hubungan pelaporan (siapa melapor pada siapa) dengan adanya struktur organisasi, maka stabilitas dan komunitas organisasi bisa tetap bertahan.
c.       Pengorganisasian sebagai fungsi manajemen
1.       Perencanaan (planning) yang terdiri dari fungsi-fungsi perencanaan dan penganggaran (budgeting)
2.       Pelaksanaan (operating) yang terdiri dari fungsi-fungsi pengarahan (directing) , penggiatan (actuating), pengorganisasian  (organizing), dan koordinasi (coordinating).

3.       Pengawasan (controlling) yang terdiri dari fungsi-fungsi pengawasan, penilaian (evaluating), pelaporan (reporting).

dapus :
Siagian, Sondang P. 2001. Manajemen Terapan Dalam Organisasi, Rajawali Press. Jakarta
Munandar, Ashar S. 2001. Psikologi industri dan organisasi, UI-press, salemba

Umar, Husain. 2000. Bussines An Introduction, Gramedia putaka utama. Jakarta 

Jumat, 11 Oktober 2013

Manajemen waktu bagi mahasiswa pekerja untuk kelas regular (pagi)

Apasih mahasiswa pekerja itu?
Mahasiswa pekerja adalah mahasiswa yang meluangkan sisa waktunya untuk bekerja atau mencari penghasilan baik untuk pengalaman atau memang kebutuhan.
Nah… sekarang kita akan membahas manajemen waktu untuk mahasiswa pekerja
Bagaimana mahasiswa membagi waktu belajar dan bekerja serta pekerjaan apa yang cocok untuk mahasiswa?
Tips dari saya
1.       Mahasiswa harus memilih pekerjaan yang bisa dilakukan sembari duduk santai contohnya membuka bisnis online.
2.       Jika bekerja pagi hingga sore hari pilihlah universitas yang didalamnya mengadakan kelas malam dan biasanya dikelas malam kebanyak para pekerja seperti anda.

Cara mengatur waktu.
Untuk para mahasiswa regular atau kelas pagi anda bisa memilih pekerjaan seperti bisnis-bisnis sampingan dengan modal kecil atau bisa juga toko online dengan konsumen anak kuliyah.
Nah Saat anda berada dalam kelas dan dosen anda belum datang anda bisa tawarkan barang-barang anda keteman anda, kemudia jika dosen sudah datang anda harus optimalkan konsentrasi anda pada kuliyah, menurut saya karena  75 persen  pemaham ada dalam kelas.

Usahakan anda aktif dalam unit kegiatan mahasiswa (UKM) atau organisasi lainnya karena disitu anda akan mendapat banyak pengalam dan juga menambah konsumen dalam bisnis anda.
Berdasarkan pengalaman  saya waktu mahasiswa dikampus hingga jam enam sore, selebihnya kita ada dirumah atau dikost.
Lalu bagaimana dengan tugas kuliyah?
Ketika pulang kuliyah kira-kira jam setengah delapan malam kita harus targetkan menyelesaikan tugas hingga jam 10 malam dan ketika anda ingin memasarkan atau memesan barang tambahkan waktu 30 menit untuk bisnis anda karena waktu istirahat anda adalah waktu yang sangat berharga.


Semoga  tulisan dan tipsnya bermanfaat amiin ^_^

Psikologi manajemen 2

PERENCANAAN

Perencanaan menurut George R. Terry adalah pemilihan dan penghubungan kenyataan-kenyataan yang ada dengan anggapan-anggapan (yang dibuat) masa datang melalui penggambaran dan perumusan kegiatan yang diperlukan untuk mencapai tujuan yang diinginkan.
Perencanaan secara umum merupakan kegiatan otakdan bukan pekerjaan (pemikiran)  fisik untuk menetukan sasara, kebijakan, prosedur dan program yang terbaik dalam rangka pencapaian tujuan yang diinginkan.
Fungsi perencanaan
a.       Sebagai kelanjutan (penjabaran) dari kebijaksanaan pimpinan
b.      Sebagai peramalan yang berasal dari pengalaman masa lampau dan perkiraan masa datang
c.       Untuk lebih menjamin kepastian kegiatan
d.      Sebagai pedoman kerja untuk para pelaksana kegiatan, agar tidak terjadi pernyimpangan-penyimpangan.
e.      Sebagai alat koordinasi dari semua kegiatan dalam organisasi.
Dilihat dari segi penggunaan, perencanaan dapat dibagi menjadi dua macam
1.       Standing plan
Standing plain suatu rencana yang dapatb dipakai atau dilaksanakan berulang-ulanguntuk jenis kegiatan  yang sejenisnya. Misalnya: jadual pelajaran yang berlaku untuk satu semester atau satu triwulan, akan digunakan berulang-ulang setiap minggu selama satu semester atau semester.

2.       Single use plan
Single use plan adalah rencana yang dipakai yang hanya dipakai untuk sekali pakai saja,kemudian setelah dilaksanakan dibuang contoh: rencana pembangunan ruang mesin diesel bila ruang tersebut selesai, maka rencana dan segala gambaran-gambarannya tidak berguna lagi.


Daftar pustaka:
Saydam, Gozali. 1993. Soal jawab manajemen dan kepemimpinan. Jakarta: djambatan
                                 

psikologi manajemen 1

MANAJEMEN
Manajemen adalah proses merencanakan, mengorganisasi, memimpin, dan mengendalikan  pekerjaan anggota organisasi dan menggunakan semua sumber organisasi untuk mencapai sasaran organisasi yang sudah ditetapkan.
Pengertian secara umum manajemen adalah kemampuan atau keterampilan seseorang untuk memperoleh hasil dalam upaya mencapai tujuan (kelompok) melalui kegiatan yang dilaksanakan orang lain (anggota kelompok).
Jenis-jenis manajemen
1.       Manajemen public
2.       Manajemen ritel
3.       Manajemen peti kemas
4.       Manajemen transport
5.       Manajemen transportasi dan distribusi fisis
6.       Manajemen risiko
7.       Manajemen asuransi
8.       Manajemen bisnis logistic
9.       Manajemen pemasaran
10.   Manajemen system informasi
11.    Manajemen sains
12.   Manajemen proyek
13.   Manajemen produksi
14.   Manajemen oprasi
Kepemimpinan
Apa itu kepemimpinan?
Kepemimpinan berasal dari bahasa inggris: to lead (memimpin, suatu kegiatan yang member pengarahan, bimbingan, kepada orang lain untuk melakukan sesuatu), lead kemudian menjadi leadership (kepemimpinan).
Kepemimpinan menurut George R. terry menyebutkan bahwa kepemimpinan adalah keseluruhan kegiatan untuk mempengaruhi kemauan orang lain untuk mencapai tujuan bersama. (leadership is activity of influencing people to strive willingly for mutual objectivies).


Daftar pustaka:
Saydam, Gozali. 1993. Soal jawab manajemen dan kepemimpinan. Jakarta: djambatan


Kamis, 10 Oktober 2013

PEMIMPI ATAU PEMIMPIN


Seringkali pemimpi dikaitkan dengan seseorang yang selalu mebayangkan atas hayal. Sedangkan pemimpin seringkali dikaitkan dengan wibawa atau jabatan tertinggi dalam suatu pemerintahan.
Ketika kita harus mencermati rangkaian huruf pemimpi dan pemimpin maka hanya akan ada satu huruf “N” yang membedakan kedua kata tersebut.
Terlihat sederhana satu huruf “N” yang akan memberi makna berbeda dari kedua kata tersebut, pemimpi diibaratkan seseorang yang hanya akan tertidur ketika dia mempunyai harapan dan asa yang kuat, pemimpi hanya ada dalam bayang semu sedangkan pemimpin adalah kata pemimpi+N yang terkadang “N” tersebut mempunyai makna nyata, ketika seorng pemimpi mempunyai harapan kemudia ia berusaha mewujudkannya ia akan menjadi seorang pemimpin.
Pemimpi akan terlihat baik ketika ia mulai bergerak merangkak menuju mimpi yang nyata, nyata bukan berarti buta, ketika seorang pemimpi menjadi pemimpin kemudia ia perlahan melanggar moral hati nuraninya, bukankah ia telah kehilangan mimpinya, mimpi yang telah membangun dan membawanya menjadi bagian tubuh atau bangan tertinggi.

Pemimpin yang baik ia akan menjalankan kewajibannya sesuai hati nurai bukan atas imbalan atau pamor, ketika pemimpin dituntut menjadi insan yang baik, hati, logika dan moral agamanya akan menjadi system yang meolah pilaku yang baik, dan ketika salah satu system tersebut lumpuh maka perbuatan atau prilakunya akan menyimpang, sebagian besar fenomena pemimpin yang lumpuh atas 3 sistem tersebut masih banyak kita temui disekitar kita.